SLEMAN – Organisasi Pramuka harus memiliki jiwa muda yang suka berkarya. Maka, sifat mandiri dalam gerakan Pramuka harus ditanamkan, salah satunya melalui kewirausahaan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UMKM) DIY, Kak Srie Nurkyatsiwi mengatakan, pihaknya menargetkan Satuan Karya (Saka) Wirausaha bisa terbentuk tahun depan, di tahun 2023.
Melalui Saka Wirausaha, diharapkan anggota Pramuka mampu mengembangkan diri menjadi pelaku bisnis yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Dengan begitu, mereka juga bisa memiliki kemandirian di bidang ekonomi.
“Ini kami namakan Scoutpreneur, Pramuka yang berwirausaha. Harapannya, Saka Wirausaha juga bisa memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di DIY,” ujarnya dalam Gebyar Hari UMKM x Festival Pramuka Jogja 2022 pada Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna, Babarsari, Depok, Sleman pada Sabtu, (27/8/2022).
Dia menjelaskan, agenda tersebut memang bekerja sama dengan Kwarda DIY. Setidaknya, ada 70 tenant dari binaan Dinkop, pelaku ekonomi kreatif, UMKM mandiri serta, UMKM binaan dari saka yang ikut menyemarakkan agenda itu.
“Pengembangan kewirausahaan kan sudah jelas tertuang di dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022,” bebernya.
Kak Siwi menilai, tanpa adanya tindak lanjut, apa yang telah diregulasi oleh pemerintah tidak akan ada gunanya.
“Dan kami dari pemerintah hadir sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena ada target speed-nya lebih cepat,” jelasnya.
Ketua Pelaksana Festival Pramuka Jogja, GKR Hayu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud kolaborasi UMKM dengan Pramuka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di DI Yogyakarta.
“Festival ini berisi beragam agenda yang mengedepankan manfaat untuk masyarakat,” jelas Kak GKR Hayu.
Sementara, Ketua Kwarda DIY, GKR Mangkubumi mengapresiasi gelaran festival itu lantaran diisi oleh UMKM yang ada di Yogyakarta. Apalagi, sudah dua tahun lamanya festival luring tertunda karena adanya Covid-19.
“Mudah-mudahan gerakan Pramuka di DIY bisa terus berlangsung dengan baik, dan kami terus menunggu karya-karya dari adik-adik baik gugus depan dan kwartir daerah DIY,” harapnya.
Festival Pramuka Jogja 2022 juga diisi oleh bincang-bincang dari beberapa tokoh, seperti Anggota DPD RI DIY, GKR Hemas dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kak Hasto Wardoyo.
Tak hanya pameran UMKM, ada juga Podcast Scoutpreneur yang menghadirkan empat narasumber, diantaranya Wakil Ketua Bidang Organisasi Manajemen dan Hukum Kwarda DIY, Kak Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd.
Narasumber lain, yakni Bambang Pamungkas dari Kwarcab Sleman, Kak Yogi Krisnawadi Syaifullah sebagai pegiat Pramuka di Dinkop UMKM DIY serta Pancais, Konsultan Pendamping UMKM di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinkop UMKM DIY.
“Ini memang kolaborasi dengan Dinkop UMKM DIY, agar para Pramuka ini juga tahu bagaimana caranya menjadi enterpreneur. Mereka bisa diwadahi dalam satu saka, Saka Wirausaha,” papar Kak Edy.
