SLEMAN – Saka Wirausaha Sleman secara resmi menyambut regenerasi baru dengan menyelenggarakan kegiatan Orientasi Calon Anggota selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu hingga Minggu, 11 sampai dengan 12 Juli 2026.
Ajang penggemblengan calon wirausahawan muda ini dipusatkan di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PLUT KUKM) Sleman Unit 2, Kliran IX, Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.
Pemilihan lokasi ini dinilai sangat strategis dan linier untuk mendekatkan para peserta langsung dengan ekosistem dunia usaha dan ruang inkubasi bisnis daerah.
Rangkaian orientasi hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan resmi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran Dewan Saka serta dinamika kelompok.
Sesi ini dirancang khusus untuk mencairkan suasana sekaligus membangun kerja sama tim (team building) yang solid antar-peserta sejak awal kegiatan.
Memasuki sesi materi, para calon anggota disuguhi materi yang padat dan komprehensif guna membuka cakrawala berwirausaha di era modern. Rangkaian materi tersebut meliputi pengetahuan umum saka, Saka Wirausaha, materi kewirausahaan, dan sosialisasi Dinas Koperasi Sleman.
Kemudian dilanjutkan dengan penugasan serta presentasi tugas, materi Petunjuk Penyelenggaraan Saka Wirausaha, dilanjutkan dengan upacara api unggun yang dipadukan dengan pentas seni kreatif dari masing-masing kelompok peserta.
Memasuki hari kedua, Minggu, 12 Juli 2026, kegiatan diawali dengan ibadah bersama guna memperkuat aspek spiritual, lalu dilanjutkan dengan senam pagi bersama untuk menjaga kebugaran fisik serta rangkaian mini games edukatif.
Sebelum kegiatan orientasi ditutup secara resmi, seluruh peserta dan panitia berkumpul untuk melakukan sesi refleksi mendalam, evaluasi menyeluruh terhadap jalannya kegiatan, serta penyampaian kesan dan pesan.
Sesi akhir ini menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman materi yang telah diserap oleh para calon anggota Saka Wirausaha.
Melalui orientasi ini, Saka Wirausaha Sleman berkomitmen untuk tidak sekadar mencetak anggota Pramuka yang cakap secara struktural, melainkan melahirkan kader-kader sosiopreneur muda yang mandiri, inovatif, dan mampu membaca peluang pasar.
Sinergi yang terjalin dengan Dinas Koperasi dan UKM Sleman diharapkan dapat terus mengawal langkah para anggota baru ini agar nantinya siap memberikan kontribusi ekonomi nyata, baik bagi diri sendiri, pangkalan, maupun masyarakat luas di Kabupaten Sleman.
Sumber : PramukaJogja
