YOGYAKARTA – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta (Diskop UKM DIY) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda bertalenta dari kalangan kepanduan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda Pelatihan Inkubasi Bisnis Saka Wirausaha Perkemahan Tahap I Tahun 2026 yang akan dilaksanakan selama tiga hari, 22 sampai dengan 24 Juli 2026 di Kampung Pramuka Agro Edu Wisata Pulewulung, Bangunkerto, Turi, Sleman.
Langkah kolaboratif ini menjadi salah satu pilar penting Pemda DIY dalam mengakselerasi peningkatan rasio kewirausahaan daerah melalui wadah Gerakan Pramuka, khususnya anggota Saka Wirausaha.
Pemilihan lokasi berbasis agro-eduwisata ini diharapkan memberikan atmosfer belajar di alam terbuka yang edukatif, di mana para peserta tidak hanya dibekali teori bisnis, tetapi juga diajak memahami potensi ekonomi lokal secara langsung.
Melalui surat pemberitahuan resmi bernomor B/500.3/1569/D2 yang ditandatangani oleh Kepala Diskop UKM DIY, Kak Agus Mulyono, S.P., M.T., selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wirausaha Tingkat Daerah, dihimbau seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Pimpinan Saka Wirausaha Cabang se-DIY untuk berkoordinasi aktif dalam mengirimkan kontingennya.
Setiap Kwarcab se-DIY diminta mengirimkan perwakilan. Yaitu 1 Orang Pimpinan Kontingen dari unsur Dewan Kerja Cabang (DKC); 12 Orang Peserta, yang merupakan anggota aktif Saka Wirausaha.
Setiap kontingen Pelatihan Inkubasi Bisnis Saka Wirausaha Perkemahan Tahap I Tahun 2026 diwajibkan menyiapkan 1 materi penampilan pentas seni untuk menyemarakkan malam keakraban perkemahan.
Pendaftaran nama-nama peserta dari tiap wilayah dikoordinasikan melalui narahubung resmi panitia, Kak Fatkhu (0821-4611-7714), paling lambat Sabtu, 18 Juli 2026.
Pendidikan kewirausahaan di dalam Gerakan Pramuka melalui Saka Wirausaha bukan sekadar mengajar cara berjualan. Inkubasi bisnis dirancang sebagai wadah pembimbingan terstruktur—mulai dari pemetaan ide usaha, validasi pasar, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Melalui program inkubasi perkemahan ini, Diskop UKM DIY berharap para anggota Saka Wirausaha tidak hanya siap menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan mampu bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.
