KENDAL — Salah satu tahapan untuk membuat Saka Rintisan adalah dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan melakukan dialog serta diskusi bersama antara pengampu calon rintisan saka dan pihak-pihak terkait untuk dapat digunakan sebagai kajian menuju penyiapan naskah akademik.
Hal tersebut sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada pada Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka dan harus dilakukan oleh Rintisan Saka.
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop) mencoba untuk menyiapkan hal-hal tersebut setelah mendapatkan berbagai informasi terkait dengan Rintisan Saka Wirausaha yang berhasil dilakukan oleh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada Rabu, 4 Desember 2024, di RM Lumintu Kendal, para stakeholder dari Disdagkop UKM Kendal difasilitasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapor) menyeleggarakan FGD Rintisan Saka Wirausaha yang juga menghadirkan narasumber dari Saka Wirausaha DIY.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kendal Kak Mahfud Shodiq yang hadir secara daring untuk membuka kegiatan ini secara resmi mengungkapkan bahwa upaya-upaya dalam rangka menciptakan jiwa kewirausahaan generasi muda perlu terus dilakukan, salah satunya dengan membentuk Saka Wirausaha ini.
Sementara itu Sekretaris Dinas Disdagkop UKM Kendal Kak Sutadi yang juga merupakan pimpinan Kwarcab Kendal dalam pernyataannya menginginkan agar Rintisan Saka Wirausaha di Kendal bisa segera terbentuk.
“Semoga segera dirintis dan terbentuk di Kendal, akan menjadi yang pertama di luar DIY,” ucapnya.
FGD Rintisan Saka Wirausaha Kendal ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari pembina penegak, dewan kerja, dewan ambalan, serta dewan racana se-Kwarcab Kendal.
Sebelumnya, calon pengampu saka wirausaha Kendal dan juga pihak-pihak terkait telah melakukan komunikasi dengan pimpinan Saka Wirausaha DIY serta melihat langsung aktivitas Saka Wirausaha di beberapa kegiatan. (wir)
